Jl. RP. Soeroso No. 25 9, Jakarta Pusat [email protected]

Telehealth Tingkatkan Akses Kesehatan Ibu dan Anak di Era Digital

Telehealth kini menjadi salah satu inovasi paling penting dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Penelitian global menunjukkan bahwa layanan digital seperti aplikasi kesehatan, SMS pengingat, dan telekonsultasi terbukti meningkatkan kunjungan antenatal, memperbaiki kesehatan mental ibu, hingga menurunkan risiko kematian bayi. Namun, manfaat besar ini masih terhambat oleh kesenjangan infrastruktur dan literasi digital yang belum merata.

Telehealth Mengubah Akses Kesehatan Ibu dan Anak

Transformasi digital membuat telehealth semakin penting dalam layanan kesehatan. Melalui aplikasi mobile, SMS pengingat, hingga telekonsultasi, ibu hamil dan orang tua dapat menerima pendampingan tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan. Pendekatan ini sangat membantu terutama di wilayah yang jauh dari rumah sakit atau puskesmas.

Selain itu, layanan ini terbukti mengurangi hambatan waktu dan biaya. Banyak ibu hamil tetap bisa melakukan kontrol rutin meski terkendala jarak atau kesibukan.

Inovasi Telehealth yang Paling Berdampak

Sejumlah inovasi memberikan hasil yang signifikan dalam perawatan ibu dan anak.

1. Mobile Health (mHealth)

Melalui aplikasi ini, ibu dapat memahami berbagai tanda bahaya selama kehamilan, mengetahui pedoman nutrisi yang tepat, sekaligus mendapatkan pengingat otomatis untuk jadwal pemeriksaan rutin.

2. SMS Pengingat

Teknologi sederhana ini terbukti efektif. Di beberapa negara, SMS pengingat dapat meningkatkan kepatuhan antenatal dan menurunkan risiko kematian bayi hingga 50 persen.

3. Konsultasi Telemedicine

Ibu bisa mendapatkan penilaian cepat dari tenaga kesehatan. Deteksi dini terhadap komplikasi menjadi lebih mungkin dilakukan.

4. Dukungan Kesehatan Mental Ibu

Telekonseling membantu mengurangi kecemasan pascapersalinan dan memperkuat hubungan ibu dengan bayi.

5. Bantuan Menyusui

Telelaktasi memberi arahan teknis yang meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam menyusui.

 

Manfaat Telehealth untuk Anak

Telehealth tidak hanya bermanfaat bagi ibu. Program pemantauan tumbuh kembang anak melalui platform digital membantu orang tua mengenali gangguan lebih awal. Selain itu, edukasi tentang imunisasi, gizi, dan perawatan bayi dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi.

 

Hambatan Utama Telehealth yang Harus Diatasi

Penelitian menemukan beberapa tantangan besar yang menghambat keberhasilan telehealth.

1. Infrastruktur Digital Minim

Telehealth tidak dapat berjalan tanpa koneksi internet stabil dan ketersediaan listrik. Akibatnya, banyak wilayah sulit memanfaatkan layanan digital secara optimal.

2. Literasi Digital Rendah

Banyak ibu dan tenaga medis belum terbiasa menggunakan aplikasi kesehatan. Karena itu, pelatihan menjadi sangat penting.

3. Preferensi Tatap Muka

Di sejumlah budaya, konsultasi langsung dianggap lebih meyakinkan daripada layanan digital.

4. Kurangnya Kebijakan dan Pendanaan

Layanan ini membutuhkan regulasi terkait keamanan data, pedoman layanan, dan pendanaan berkelanjutan.

5. Pelatihan yang Belum Merata

Tanpa pelatihan khusus, tenaga kesehatan kesulitan memanfaatkan teknologi secara optimal.

 

Mengapa Telehealth Penting untuk Masa Depan?

Telehealth dapat menjadi solusi ketimpangan layanan kesehatan, terutama di daerah terpencil. Selain itu, telehealth mampu:

  • mempercepat deteksi komplikasi,
  • menurunkan biaya perawatan,
  • menjaga kesinambungan layanan dalam situasi darurat,
  • meningkatkan kualitas komunikasi antara ibu dan tenaga kesehatan.

 

Strategi Agar Telehealth Berjalan Efektif

1. Perkuat Infrastruktur Internet

Pemerintah harus memastikan akses internet merata sebagai fondasi utama layanan kesehatan digital.

2. Edukasi Pengguna dan Tenaga Medis

Pelatihan literasi digital perlu dilakukan secara berkala.

3. Regulasi yang Jelas

Pengelola harus mengatur privasi data, standar konsultasi, dan mekanisme pembiayaan dengan baik.

4. Aplikasi yang Mudah Digunakan

Desain harus sederhana, ramah pengguna, dan sensitif terhadap konteks budaya lokal.

5. Libatkan Komunitas

Kader desa, tokoh masyarakat, dan kelompok ibu dapat membantu meningkatkan penerimaan telehealth.

 

Kesimpulan

Telehealth telah membuka peluang besar untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Namun, tanpa infrastruktur kuat, edukasi digital, dan dukungan kebijakan, manfaat layanan ini tidak akan maksimal. Jika hambatan ini diatasi, telehealth bisa menjadi solusi penting menuju sistem kesehatan masa depan yang lebih efisien, terjangkau, dan inklusif bagi semua.

 

Jika kamu memiliki penelitian serupa dan ingin menerbitkannya di jurnal ilmiah nasional atau internasional, IDSCIPUB siap mendampingi.

Tinggalkan Balasan