Jl. RP. Soeroso No. 25 9, Jakarta Pusat [email protected]

Bagaimana Cara Cek Keaslian DOI dan Validitas Artikel?

Bagi dosen, mahasiswa pascasarjana, dan peneliti, memeriksa keaslian DOI merupakan langkah penting sebelum menggunakan atau mengutip sebuah artikel ilmiah. DOI yang valid menunjukkan bahwa penerbit telah mendaftarkan artikel tersebut secara resmi. Oleh karena itu, Anda perlu memahami cara cek keaslian DOI agar tidak terjebak pada artikel palsu, jurnal predator, atau publikasi yang tidak terindeks. Dengan demikian, Anda dapat memastikan bahwa artikel yang Anda gunakan benar-benar berasal dari sumber ilmiah yang valid.

Artikel ini membahas fungsi DOI, cara memeriksinya, serta metode mengevaluasi validitas artikel di berbagai basis data bereputasi. Selain itu, Anda akan memahami bagaimana memverifikasi sumber agar penelitian semakin kredibel.

Apa Itu DOI dan Mengapa Penting?

DOI (Digital Object Identifier) adalah kode permanen yang penerbit berikan kepada artikel ilmiah, buku, prosiding, atau dokumen akademik lainnya. Nomor unik ini memudahkan peneliti menemukan artikel secara konsisten, meskipun tautannya berubah. Karena itu, keberadaan DOI membantu memastikan stabilitas referensi.

Anda dapat menelusuri DOI resmi melalui situs DOI.org:
https://www.doi.org/

Selain itu, Crossref mengelola registrasi DOI untuk sebagian besar jurnal internasional:
https://www.crossref.org/

Dengan demikian, memeriksa DOI menjadi langkah awal untuk memastikan keaslian sebuah artikel.

Cara Cek Keaslian DOI dengan Benar

Berikut beberapa langkah praktis yang dapat Anda lakukan. Selanjutnya, Anda bisa memverifikasi detail artikel melalui beberapa basis data.

1. Verifikasi DOI Melalui DOI.org

Cara paling sederhana adalah memasukkan DOI ke halaman utama DOI.org. Jika artikel terdaftar, sistem akan mengarahkan Anda ke halaman resmi dokumen tersebut. Sebaliknya, jika tidak muncul hasil apa pun, Anda perlu waspada.

Langkah-langkah:

  1. Buka DOI.org
  2. Masukkan DOI pada kolom pencarian.
  3. Klik Resolve.
  4. Sistem akan menampilkan halaman jurnal resmi jika DOI valid.

Oleh karena itu, langkah ini menjadi metode tercepat untuk mengecek keaslian DOI.

2. Cek Validitas DOI Melalui Crossref

Crossref menjadi penyedia DOI terbesar di dunia. Selain itu, banyak penerbit ilmiah menggunakan database ini untuk menyimpan metadata artikelnya.

Cara cek:

  1. Masuk ke Crosreff.org
  2. Gunakan fitur Search Metadata atau DOI Lookup.
  3. Ketik DOI atau judul artikel.
  4. Jika metadata muncul lengkap, DOI tersebut valid.

Dengan kata lain, Crossref membantu memperkuat hasil pengecekan yang Anda lakukan sebelumnya.

3. Cocokkan Metadata dengan Informasi dalam Artikel

Selanjutnya, setelah menemukan DOI melalui DOI.org atau Crossref, cocokkan beberapa elemen penting, seperti:

  • Judul artikel
  • Nama penulis
  • Tahun publikasi
  • Nama jurnal
  • Volume dan isu

Jika tidak sesuai, maka Anda perlu berhati-hati. Sering kali, ketidaksesuaian metadata menjadi tanda jurnal predator atau manipulasi akademik.

4. Cek Validitas Jurnal Melalui Database Resmi

Selain memeriksa DOI, Anda juga perlu menilai kredibilitas jurnal. Untuk itu, gunakan beberapa basis data berikut:

Dengan langkah-langkah ini, Anda dapat memastikan bahwa jurnal yang mempublikasikan artikel tersebut benar-benar bereputasi.

Cara Mengevaluasi Validitas Artikel Ilmiah

Validitas artikel tidak hanya bergantung pada DOI. Sebaliknya, Anda harus memastikan bahwa konten artikel memenuhi standar ilmiah.

1. Periksa Kualitas Penerbit dan Editorial

Jurnal kredibel biasanya mencantumkan:

  • Dewan editor
  • Penerbit resmi
  • Kontak yang jelas
  • Proses peer review

Jika informasi tersebut tidak tersedia, maka Anda perlu mempertimbangkan kembali penggunaan artikel tersebut.

2. Periksa Reputasi dan Indeks Jurnal

Untuk jurnal nasional, gunakan SINTA.
Untuk jurnal internasional, gunakan Scopus dan DOAJ. Dengan cara ini, Anda dapat mengukur reputasi jurnal secara lebih objektif.

3. Evaluasi Struktur Artikel

Artikel ilmiah yang kredibel biasanya mengikuti struktur IMRAD:

  • Introduction
  • Methods
  • Results
  • Discussion

Oleh karena itu, struktur artikel dapat menjadi indikator kualitas.

4. Telusuri Kutipan dan Referensi

Referensi kredibel biasanya mengarah pada publikasi bereputasi. Selain itu, referensi yang kuat menunjukkan bahwa penulis artikel memahami konteks ilmiah yang relevan.

Kesalahan Umum dalam Mengecek Keaslian DOI

Agar tidak salah dalam menilai, hindari kesalahan berikut:

  • Mengandalkan DOI palsu
  • Tidak memeriksa metadata
  • Mengutip PDF tanpa memverifikasi sumber
  • Menggunakan jurnal predator

Pada akhirnya, kesalahan kecil dapat memengaruhi kualitas keseluruhan penelitian.

Kesimpulan

Memeriksa keaslian DOI menjadi langkah penting dalam penelitian ilmiah. Dengan memverifikasi DOI melalui DOI.org dan Crossref, Anda dapat memastikan bahwa artikel tersebut memiliki keaslian yang kuat. Selain itu, memeriksa indeks jurnal melalui ISSN, Copernicus, SINTA, DOAJ, dan Scopus akan memperkuat proses verifikasi Anda.

Pada akhirnya, semakin teliti Anda memeriksa sumber, semakin kredibel hasil penelitian yang Anda tulis.

Siap mempublikasikan artikel ilmiah Anda ke jurnal bereputasi?
Kunjungi IDSCIPUB sekarang dan mulai proses publikasi dengan mudah, cepat, dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan