Jurnal untuk jafung menjadi salah satu faktor penting dalam proses kenaikan jabatan fungsional akademik. Banyak pengajuan angka kredit tertunda karena kesalahan memilih jurnal atau kurang memahami kriteria penilaian. Padahal, jika memahami sistem penilaian dan memilih jurnal yang tepat, proses publikasi bisa berjalan lebih lancar dan peluang lolos penilaian semakin besar.
Setiap karya ilmiah yang diajukan untuk jafung harus memenuhi standar tertentu, mulai dari reputasi jurnal, indeksasi, hingga kualitas artikel. Oleh karena itu, memahami strategi publikasi di jurnal yang tepat menjadi langkah awal yang tidak boleh diabaikan.
Mengapa Pemilihan Jurnal untuk Jafung Sangat Penting?
Pemilihan jurnal bukan sekadar soal tempat menerbitkan artikel. Tim penilai angka kredit akan mengevaluasi beberapa aspek penting, seperti:
- Indeksasi jurnal (SINTA, Scopus, WoS)
- Reputasi penerbit
- Kualitas substansi artikel
- Konsistensi bidang keilmuan
Jika Anda salah memilih jurnal, misalnya jurnal predator atau jurnal tidak terindeks, maka artikel tidak akan dihitung maksimal dalam penilaian jafung.
Kriteria Jurnal yang Diakui untuk Jafung
Agar artikel dapat diakui dalam proses kenaikan jabatan fungsional, jurnal harus memenuhi kriteria berikut:
1. Terindeks Resmi
Jurnal terindeks SINTA 1–6 masih diakui secara nasional. Namun, semakin tinggi peringkatnya, semakin besar nilai angka kreditnya.
Untuk target yang lebih tinggi, jurnal internasional bereputasi seperti yang terindeks Scopus atau Web of Science akan memberikan nilai lebih signifikan.
2. Memiliki ISSN dan DOI
Pastikan jurnal memiliki:
- ISSN resmi
- DOI untuk setiap artikel
- Sistem OJS yang aktif
- Riwayat publikasi yang konsisten
3. Relevan dengan Bidang Ilmu
Artikel harus sesuai dengan fokus dan scope jurnal. Ketidaksesuaian topik sering menjadi penyebab utama penolakan.
Baca Juga: Apa itu Jurnal SINTA? Pengertian, Tingkatan, dan Cara Memilih
Strategi Memilih Jurnal untuk Jafung
Agar publikasi berjalan efektif, Anda perlu strategi yang tepat dalam memilih jurnal.
1. Analisis Scope dan Template
Pelajari scope jurnal sebelum submit. Pastikan artikel Anda sesuai dengan tema besar jurnal tersebut. Ikuti template penulisan secara detail untuk menghindari revisi teknis yang berulang.
2. Cek Reputasi dan Riwayat Terbit
Lihat edisi sebelumnya. Periksa:
- Konsistensi terbit
- Jumlah artikel per edisi
- Kualitas penulis yang pernah publikasi
Hindari jurnal dengan proses review terlalu cepat tanpa revisi karena berpotensi termasuk jurnal predator.
3. Perhatikan Waktu Review
Jika Anda membutuhkan publikasi untuk keperluan pengajuan dalam waktu tertentu, tanyakan estimasi waktu review. Beberapa jurnal membutuhkan 2–6 bulan hingga terbit.
Jika membutuhkan bantuan profesional dalam proses seleksi dan submit jurnal, Anda bisa mempertimbangkan layanan pendampingan publikasi seperti yang tersedia di IDSCIPUB.
Jenis Jurnal yang Bernilai Tinggi untuk Jafung
Berikut kategori jurnal berdasarkan nilai angka kredit:
Jurnal Nasional Terakreditasi SINTA
- SINTA 1–2: Nilai tinggi
- SINTA 3–4: Nilai menengah
- SINTA 5–6: Nilai dasar
Jurnal Internasional Bereputasi
- Terindeks Scopus Q1–Q4
- Web of Science
- DOAJ (untuk internasional non-Scopus tertentu)
Semakin tinggi reputasi jurnal, semakin besar kontribusi terhadap percepatan kenaikan jabatan.
Kesalahan Umum Saat Publikasi untuk Jafung
Banyak pengajuan gagal bukan karena kualitas riset rendah, tetapi karena kesalahan teknis berikut:
- Tidak mengecek indeksasi terbaru jurnal
- Submit ke jurnal yang tidak sesuai bidang
- Tidak mengikuti template secara konsisten
- Mengabaikan etika publikasi (plagiarisme tinggi)
- Tidak menyimpan bukti korespondensi review
Hindari kesalahan ini agar proses publikasi jurnal untuk jafung berjalan lebih efektif.
Tips Agar Artikel Segera di Publikasi
Agar artikel lebih cepat diterima:
- Gunakan referensi terbaru (5–10 tahun terakhir)
- Perkuat novelty penelitian
- Gunakan tools cek plagiarisme sebelum submit
- Respon revisi reviewer dengan cepat dan sistematis
- Bangun komunikasi profesional dengan editor
Kualitas artikel tetap menjadi faktor utama. Fokus pada metodologi yang kuat dan pembahasan yang mendalam.
Pentingnya Perencanaan Publikasi Sejak Awal
Jangan menunggu mendekati pengajuan jafung baru mulai publikasi. Buat roadmap publikasi tahunan agar setiap tahun memiliki output ilmiah.
Dengan perencanaan matang, Anda dapat:
- Mengatur target jurnal
- Menyesuaikan topik riset
- Menghindari tekanan waktu
- Meningkatkan peluang diterima di jurnal bereputasi
Strategi ini terbukti membantu mempercepat proses kenaikan jabatan fungsional secara signifikan.
Baca: Jurnal untuk BKD Dosen: Cara Publikasi yang Diakui
Kesimpulan
Jurnal untuk jafung bukan sekadar formalitas administratif, tetapi bagian dari strategi akademik jangka panjang. Dengan memilih jurnal terindeks yang tepat, memahami sistem penilaian, dan menyusun artikel berkualitas, peluang lolos penilaian akan semakin besar.
Jika Anda sedang mencari jurnal terindeks untuk kebutuhan jafung, di IDSCIPUB tersedia jurnal SINTA 2 yang dapat digunakan sebagai bagian dari pemenuhan syarat kenaikan jabatan fungsional sesuai ketentuan yang berlaku.
Konsultasikan kebutuhan publikasi Anda sekarang juga melalui IDSCIPUB dan optimalkan peluang artikel Anda tembus jurnal terindeks bereputasi.

