Banyak penulis baru masih menganggap bahwa penerbitan dan percetakan buku merupakan hal yang sama. Namun, kenyataannya kedua proses ini memiliki fungsi yang berbeda. Karena itu, memahami perbedaan penerbitan dan percetakan sangat penting, terutama bagi dosen, mahasiswa pascasarjana, peneliti, dan penulis yang ingin menghasilkan buku berkualitas. Selain itu, pemahaman ini membantu penulis menentukan langkah yang tepat sebelum buku memasuki pasar.
Apa Itu Penerbitan Buku?
Penerbitan mencakup seluruh proses pengolahan naskah hingga buku siap edar. Proses ini biasanya melibatkan penilaian naskah, penyuntingan, desain sampul, layout isi, pengurusan ISBN, dan distribusi. Dengan demikian, penerbitan memastikan buku memiliki standar resmi dan layak dipasarkan.
Tugas Utama Penerbit
- Kurasi naskah
Penerbit menilai kualitas isi dan memastikan naskah layak beredar. - Editing dan proofreading
Tim editorial memperbaiki struktur, ejaan, dan konsistensi penulisan. Selain itu, mereka memastikan naskah lebih mudah dibaca. - Desain sampul & layout
Penerbit merancang tampilan buku agar lebih menarik dan mudah dibaca. - Pengurusan ISBN
Penerbit mengajukan ISBN melalui Perpustakaan Nasional:
https://isbn.perpusnas.go.id/
Kemudian, ISBN tersebut menjadi identitas resmi buku. - Distribusi dan promosi
Penerbit memasarkan buku ke toko buku, marketplace, atau distributor.
Dengan serangkaian proses tersebut, sebuah buku melewati tahapan profesional sebelum sampai ke tangan pembaca.
Apa Itu Percetakan Buku?
Percetakan berfokus pada produksi fisik buku. Layanan ini bekerja berdasarkan file final yang penulis berikan. File tersebut kemudian dicetak sesuai spesifikasi yang telah disepakati. Berbeda dari penerbitan, percetakan tidak melakukan editing, pengurusan ISBN, maupun pemasaran.
Proses dalam Percetakan
- Menentukan spesifikasi
Penulis memilih ukuran buku, jenis kertas, jumlah halaman, dan metode jilid. Setelah itu, percetakan menyesuaikan proses produksinya. - Mencetak file final
Percetakan memproses file tanpa melakukan perubahan isi. - Pengecekan hasil
Tim percetakan memastikan kualitas cetak sesuai dengan pesanan, sehingga hasil akhir tetap konsisten.
Dengan alur yang lebih sederhana, percetakan hanya menyediakan layanan produksi, bukan layanan penerbitan.
Perbedaan Utama Penerbitan dan Percetakan Buku
1. Tujuan Utama
- Penerbitan: memproses naskah hingga layak edar dan memiliki identitas resmi.
- Percetakan: memproduksi buku fisik dari file akhir.
2. Hasil Akhir
- Penerbitan: menghasilkan buku dengan ISBN dan standar editorial.
- Percetakan: menghasilkan buku fisik tanpa proses editorial.
3. Layanan yang Disertakan
- Penerbitan: editing, layout, desain sampul, ISBN, hingga distribusi.
- Percetakan: hanya cetak dan finishing.
4. Kebutuhan Penulis
- Penulis yang ingin memasarkan buku secara profesional membutuhkan penerbitan.
- Penulis yang hanya membutuhkan buku internal cukup menggunakan percetakan.
Mengapa Penulis Perlu Memahami Perbedaannya?
Pemahaman ini mencegah penulis memilih layanan yang salah. Banyak penulis datang ke percetakan dengan harapan buku mereka masuk katalog resmi, padahal hal tersebut hanya dapat dilakukan melalui penerbitan. Oleh karena itu, memahami perbedaannya membantu penulis:
- menghemat biaya,
- memilih layanan yang benar,
- menyiapkan naskah dengan standar profesional,
- memastikan buku layak digunakan untuk kebutuhan akademik.
Selain itu, penulis dapat merencanakan target publikasi dengan lebih terarah.
Kapan Sebaiknya Memilih Penerbitan?
Anda perlu memilih penerbitan ketika ingin:
- buku memiliki ISBN,
- buku digunakan untuk kepentingan akademik,
- buku dijual secara resmi,
- naskah melewati proses editorial yang profesional,
- buku mendapatkan dukungan promosi dan distribusi.
Dengan demikian, penerbitan menjadi solusi terbaik bagi penulis yang ingin masuk pasar secara profesional.
Kapan Sebaiknya Memilih Percetakan?
Percetakan menjadi pilihan tepat ketika Anda membutuhkan:
- buku internal,
- laporan penelitian,
- modul pelatihan,
- dokumentasi proyek,
- cetakan cepat tanpa elemen administratif.
Percetakan memungkinkan Anda mendapatkan buku fisik tanpa proses panjang.
Bagaimana Penulis Memulai Proses Penerbitan?
1. Menyiapkan naskah final
Pastikan naskah Anda sudah matang dan layak masuk proses editorial.
2. Menghubungi penerbit profesional
Penerbit akan menjelaskan kebutuhan editorial, desain, dan alur kerja.
3. Mengurus ISBN
Penerbit mengajukan ISBN melalui sistem resmi Perpusnas.
4. Produksi buku
Setelah file siap, buku masuk proses pencetakan.
5. Distribusi dan publikasi
Penerbit membantu penyebaran buku ke berbagai platform resmi.
Dengan memahami langkah-langkah ini, Anda dapat menyiapkan buku secara profesional sejak awal.
Kesimpulan
Penerbitan dan percetakan memiliki peran yang berbeda dalam proses pembuatan buku. Penerbitan mengolah naskah melalui proses editorial hingga menghasilkan buku siap edar. Sementara itu, percetakan hanya memproduksi fisik buku. Oleh karena itu, memahami perbedaannya sangat membantu penulis dalam memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan publikasi.
Ingin menerbitkan buku dengan standar profesional?
IDSCIPUB siap membantu mulai dari editing hingga pengurusan ISBN.
