Jl. RP. Soeroso No. 25 9, Jakarta Pusat journal@idscipub.com
Peran ISSN dalam publikasi ilmiah
Artikel

Peran ISSN dalam Publikasi Ilmiah yang Wajib Kamu Pahami

Banyak akademisi baru sadar ada yang salah setelah artikel mereka terbit. Jurnal yang dipilih tidak diakui, angka kredit tidak bertambah, dan waktu berbulan-bulan terasa terbuang. Akar masalahnya sering kali terkait ISSN yang tidak valid.

Dalam artikel ini, kamu akan memahami secara tuntas apa itu ISSN, mengapa perannya begitu penting dalam publikasi ilmiah, bagaimana hubungannya dengan akreditasi jurnal di Indonesia, hingga cara memverifikasi ISSN sebelum kamu submit naskah.


Apa Itu ISSN?

ISSN atau International Standard Serial Number adalah kode unik delapan digit untuk setiap publikasi berkala, termasuk jurnal ilmiah. ISSN International Centre di Paris mengeluarkan kode ini secara resmi. Lebih dari 90 negara mengakui sistem ini sebagai standar identifikasi jurnal global.
Selain itu, ISSN membedakan versi cetak disebut print ISSN dan versi online yang dikenal sebagai e-ISSN. Keduanya saling melengkapi. Dengan demikian, setiap format jurnal punya identitas yang jelas dan mudah dilacak oleh sistem pengindeksan internasional.

Peran ISSN dalam Publikasi Ilmiah

Peran ISSN dalam publikasi ilmiah jauh lebih besar dari sekadar angka di sudut sampul jurnal. Berikut ini adalah fungsi-fungsi utama yang perlu kamu pahami secara mendalam:
  • Identitas unik jurnal di tingkat global — ISSN memungkinkan sebuah jurnal dikenali dan dibedakan dari ribuan jurnal lain yang beredar di seluruh dunia, termasuk jurnal dengan nama yang mirip sekalipun.
  • Syarat wajib pengindeksan — Tanpa ISSN yang valid, jurnal tidak bisa didaftarkan ke database ilmiah seperti SINTA, DOAJ, Crossref, maupun Google Scholar.
  • Bukti legalitas dan kredibilitas jurnal — ISSN menjadi tanda resmi bahwa jurnal tersebut terdaftar secara sah dan bukan termasuk jurnal predator yang merugikan akademisi.
  • Pengaruh langsung pada angka kredit dosen — Artikel yang diterbitkan di jurnal ber-ISSN memiliki nilai lebih dalam perhitungan angka kredit dan portofolio akademik secara keseluruhan.
  • Mempermudah sitasi dan pelacakan karya — Dengan ISSN, artikel yang kamu tulis lebih mudah ditemukan, dikutip, dan dilacak oleh peneliti lain dari berbagai penjuru dunia.
Oleh karena itu, memilih jurnal yang sudah memiliki ISSN valid bukan sekadar formalitas administratif. Ini adalah keputusan strategis yang menyangkut nasib karya ilmiahmu dalam jangka panjang.

Hubungan ISSN dengan Akreditasi Jurnal di Indonesia

Di Indonesia, peran ISSN dalam publikasi ilmiah sangat erat kaitannya dengan sistem akreditasi jurnal nasional. ISSN adalah salah satu syarat awal yang wajib dipenuhi sebelum sebuah jurnal bisa mengajukan akreditasi ke SINTA melalui Arjuna. Tanpa ISSN yang aktif dan valid, proses pengajuan akreditasi tidak akan bisa dilanjutkan.
Kemudian, jurnal yang sudah terakreditasi SINTA pun tetap harus menjaga keaktifan ISSN-nya agar status akreditasi tidak dicabut di kemudian hari. Ini berarti ISSN bukan hanya syarat awal, melainkan komponen yang harus dijaga secara berkelanjutan oleh pengelola jurnal.
Namun, ISSN saja memang tidak cukup. Selain itu, jurnal juga perlu memiliki DOI untuk setiap artikel yang diterbitkan, proses peer review yang transparan dan terstruktur, serta konsistensi jadwal penerbitan. Semua komponen ini bekerja bersama untuk membangun reputasi jurnal yang kuat di mata komunitas akademik nasional maupun internasional.

Mengapa Banyak Peneliti Masih Salah Pilih Jurnal?

Sayangnya, masih banyak akademisi yang terjebak pada jurnal abal-abal yang menawarkan proses terbit cepat tanpa kejelasan ISSN maupun proses review yang sesungguhnya. Jurnal-jurnal semacam ini biasanya mematok biaya publikasi yang tidak wajar dan memberikan iming-iming terbit dalam hitungan hari.
Selanjutnya, dampaknya bisa sangat merugikan. Artikel yang sudah terbit di jurnal tanpa ISSN valid tidak akan diakui dalam proses kenaikan jabatan, tidak bisa digunakan sebagai syarat kelulusan, dan tidak akan masuk dalam perhitungan h-index peneliti. Karena itu, selalu lakukan pengecekan sebelum menyerahkan naskah terbaikmu ke sembarang jurnal.

Platform Publikasi Terpercaya untuk Akademisi Indonesia

Menemukan jurnal yang benar-benar terpercaya, memiliki ISSN valid, dan proses yang transparan memang tidak selalu mudah. Banyak platform yang terlihat profesional dari luar, tetapi tidak memenuhi standar yang sebenarnya dibutuhkan oleh akademisi.
IDSCIPUB hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut. Sebagai platform publikasi ilmiah yang dibangun khusus untuk akademisi Indonesia, IDSciPub telah memiliki ISSN resmi, menerapkan proses peer review yang terstruktur, dan didukung oleh tim editorial yang berpengalaman di bidangnya.

Cara Verifikasi ISSN Sebelum Submit Naskah

Sebelum mengirim naskah, verifikasi ISSN jurnal terlebih dahulu. Langkah ini hanya butuh beberapa menit, tapi bisa menyelamatkan karirmu dari kerugian besar. Ini caranya:
  • Buka portal.issn.org dan masukkan nomor ISSN jurnal. Pastikan kode itu terdaftar dan masih aktif.
  • Cek jurnal di SINTA. Pastikan jurnal sudah terindeks dan punya peringkat akreditasi yang jelas.
  • Buka halaman resmi jurnal. ISSN biasanya tercantum di bagian About the Journal atau footer halaman utama.
  • Pastikan jurnal punya rekam jejak penerbitan yang konsisten. Jangan pilih jurnal yang baru terbit satu atau dua edisi saja.
Dengan langkah sederhana ini, kamu sudah lebih waspada dibanding banyak akademisi yang langsung submit tanpa pengecekan apapun.

Kesimpulan

Peran ISSN dalam publikasi ilmiah sangat mendasar. Mulai dari identitas jurnal, syarat pengindeksan, hingga pengaruh langsung pada karier akademik, semuanya berkaitan dengan ISSN. Dengan demikian, verifikasi ISSN sebelum submit adalah langkah yang tidak boleh kamu lewatkan.
Mulai publikasi yang lebih terencana bersama IDSCIPUB
YouTube: IDSCIPUB
Instagram: @idscipub
TikTok: @idscipub

Tinggalkan Balasan